Wednesday, February 10, 2010

SEJARAH BERDIRINYA

Berdasarkan Akte Notaris No 24 tahun 27 April 2005 oleh pendirinya yaitu ; I Made Okin Adiyana dan Nyonya Nurilhaya Adiyana bersama-sama mendirikan Yayasan Yang diberi nama “ Yayasan Pengembangan Pendidikan Nasional, Kerukunan Keluarga Besar Madokin”, yang bergerak dibidang sosial baik pendidikan maupun sosial lainnya.

Pendiri yang lama bermukin dibeberapa Negara maju terutamanya Negara Jepang sangat tertarik pada perkembangan pendidikan di Negara-negara maju tersebut terutama Jepang, yang berkembang dan pertumbuhan serta kemajuannya sangat-sangatlah pesat sekali. Setelah porak-poranda sehabis perang dunia II, Jepang bangkit dengan mengedepankan pendidikan sebagai komandonya dengan slogan “ KUNI ZUKURI HITO ZUKURI”, artinya membangun bangsa haruslah membangun manusianya, sedangkan pembangunan manusia hanya melalui pendidikan. Pendidikan adalah King Of The King, Raja dari segala-galanya. Namun yang menjadi akar pengamatan pendiri adalah Jepang plus dan minus yaitu, Nilai plus adalah kemajuannya yang sangat drastis disegala bidang termasuk tehnologi, di Asia nomor satu, bahkan hamper di dunia. Tapi yang sangat menarik perhatian adalah nilai minus dampak dari kemajuan Jepang. Dimana niali-nilai dari pendidikan Jepang asli yang konsep agama dan budayanya sanagt kuat dan kokoh selama berratus-ratus tahun, terkikis sedikit demi sedikit hanya dalam hitungan puluhan tahun. Betapa dahsyatnya ilmu pengetahuan yang berakar pada moderenisasi, tehnologi canggih. Dengan tekat dan semangat, sebelum terlambat pendiri pulang kampong dengan bekal semboyan “ Dari pada hujan emas di negeri orang lebih baik hujan batu di negeri sendiri”. Mari membangun bangsa, mengisi kemerdekaan dan yang terpenting mempersiapkan benteng pada Bali yang termasyur dengan sebutan, pulau Dewata, pulau seribu pura, pulau sorga, taksu Bali, Bali adalah Bali, Bali adalah Kahyangan para dewa dan lain sebagainya.
Beranjak dari suatu keyakinan bahwa Bali sama dengan Jepang menerima akibat negative dari modernisasi dan terpanggil oleh rasa pengambdian yang tinggi maka berdirilah; Perguruan Raj Yamuna dengan konsep Pendidikan Hindu, berakar dari Veda. Dengan harapan Bali tidak ingin seperti Negara maju ( Jepang ) termakan oleh modernisasi. Bermodalkan pada ajaran agama Hindu dalam bentuk Yadnya berdirilah Perguruan Raj Yamuna dengan unit sekolah yaitu awalnya Taman Kanak-kanak ( TK ), Sekolah Dasar ( SD ), Sekolah Menengah Pertama ( SMP ), dan Sekolah Menegah Atas ( SMA ).

Sesuai dengan cita-cita pendirian dan pengambdian pada dunia pendidikan serta Pendidikan Hindu khususnya yang konsep dasarnya Weda, maka dari persiapan dan mulainya Perguruan Raj Yamuna tetap mempergunakan ajaran-ajaran agama, baik dalam berpikir-berucap-dan berlaku.

1 comments :

  1. Saya mau tanya tentang sejarah berdirinya yayasan "madokin" yang bergerak dibidang pendidikan yang diberi nama Perguruan rajyamuna. kenapa hanya akte pendiri no.24 27 april 2005 saja yang diperlihatkan. sedangkan yang saya ketahui dan dapatkan faktanya, ada akte notaris tahun 1979 dan akte perubahan tahun 1983. yang dimana isi dari akte tersebut menyebut nama-nama pendiri, seperti : Tuan wayan pugeg bukian, tuan wayan hokian bukian, nyonya nyoman indra yana bukian. ada apa sebenarnya dibalik akte tahun 1979 dan 1983 tersebut? tolong dijelaskan!

    ReplyDelete

Postingan Terbaru